
Bandung,11 September 2026 — Organisasi intra Ma’had Aljami’ah yaitu Himaja(Himpunan Ma’had Al-Jami’ah) menggelar debat calon ketua Himaja yang disaksikan oleh ratusan pasang mata yang digelar pada lapangan gedung Khadijah berjumlah 5 orang mereka bersaing dengan sportif dan penuh semangat.
Acara dimulai dengan sambutan yang Dalam sambutannya, Direktur Ma’had Al-Jamiah, Dr. H. Abdul Hadi, M.Ag., menekankan lima nilai dasar yang membentuk akronim HIMAJA. Akronim ini diawali huruf H (Himmatun ‘Aliyah) yang melambangkan semangat tinggi untuk menggapai cita-cita setinggi bintang, lalu I (Ilmiyah) yang mencerminkan wawasan akademis, analitis, dan kritis seorang ilmuwan muda. Kombinasi M & A (Mahabbah ‘Amiqah) mewakili rasa cinta serta kerelaan mendalam antarsesama warga ma’had, sementara J (Jihadun Nafs) menegaskan kesungguhan dalam melawan hawa nafsu dan sifat malas. Rangkaian filosofi tersebut ditutup dengan huruf A (‘Alamiyah), yaitu dorongan bagi mahasantri untuk berwawasan luas, global, dan mendunia.
Dilanjutkan laporan pelaksanaan dari Ketua Panitia Rezeki Rahman Sabri menyampaikan “bahwa Pemilu Raya diawali dari Sidang Musyawarah Anggota ke-17 yang berhasil menyaring delapan pendaftar menjadi lima calon ketua. Ia mengimbau seluruh mahasantri untuk menggunakan hak pilih secara bijak karena sosok terpilih akan menentukan arah pembinaan mereka selama satu tahun ke depan. Selain menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengelola ma’had, musyrif dan musyrifah, serta jajaran demisioner, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjaga ketertiban demi menyukseskan jalannya acara hingga selesai”.
Kemudian, dibuka sesi menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh hadirin yang diawali dengan pertanyaan yang diberikan oleh musyrif-musyrifah, pertanyaan tersebut dikutip dari salah satu hadirin yaitu musyrifah Novia Zahratul Fadilah, beliau merupakan musyrifah bidang bahasa yang memiliki pengalaman organisasi yang sangat luas
” Pola koordinasi seperti apa yang akan kalian kembangkan antara pengurus Himaja, musyrif-musyrifah, dan pihak pengelola ma’had agar program kerja Himaja selaras dengan nilai-nilai kepesantrenan” Novia Zahratul Fadilah (musyrifah)
Semua kandidat menjawab kompak pertanyaan tersebut. Mereka sepakat membangun koordinasi melalui komunikasi efektif dan forum berkala, seperti sharing session, mentoring, dan evaluasi. Langkah ini bertujuan mencegah miskomunikasi. Mereka juga menekankan pemahaman regulasi ma’had dan pengembangan kapasitas mahasantri, agar seluruh program Himaja tetap selaras dengan nilai kepesantrenan.
Pada akhirnya acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Musyrif Ahmad Fathi Fatahillah untuk kebaikan dalam hasil pemilu raya yang telah diumumkan dan diberikan, semoga oleh allah amanah yang telah diberikan dapat dipertanggung jawabkan kelak di akhirat.

Pimpinan Redaksi: Ustadz Idris Syahputra
Penanggung Jawab Redaktur : Ustadz Aep Saepullah M.Si
Redaktur: Muhammad Syafiq ZIyad
Reporter: Muhammad Syafiq Ziyad
Potret Keseruan Debat Calon Ketua Himaja




Potret Dibalik Layar Tim Dokumentasi

Kerenn
Xixixi
Cihuy