
Ma’had Al-Jami’ah UIN Sunan Gunung Djati Bandung berdiri pada 30 Juli 2010. Menteri Agama Republik Indonesia saat itu, H. Suryadharma Ali, secara langsung meresmikan pendirian Ma’had. Peresmian ini menjadi tonggak penting yang melahirkan pusat pembinaan karakter dan keislaman mahasiswa di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Sejak awal berdirinya, Prof. Dr. H. Nanat Fatah Nasir, M.A. memimpin Ma’had sebagai Direktur pertama. Beliau menata sistem pembelajaran dan pembinaan yang menekankan nilai akhlak, spiritualitas, dan keilmuan. Di bawah arahannya, Ma’had mengembangkan program unggulan seperti pembinaan bahasa Arab dan Inggris, tahsin–tahfidz Al-Qur’an, serta kajian keislaman. Melalui berbagai kegiatan itu, Ma’had mendorong mahasiswa menjadi insan akademis yang religius, berintegritas, dan berwawasan global.
Ma’had Al-Jami’ah terus menghidupkan semangat integrasi ilmu dan iman. Setiap mahasiswa baru mengikuti program pembinaan intensif selama masa mukim di Ma’had, agar mereka terbiasa hidup dengan nilai-nilai Islami di lingkungan kampus. Dengan komitmen tersebut, Ma’had menjadi pusat pembinaan karakter dan spiritualitas yang berperan penting dalam membentuk identitas mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
