
Mahad Al-Jami’ah siap menggelar seminar motivasi inspiratif bertajuk “From FOMO to JOMO: Syukur di Tengah Comparison Culture.” Kegiatan ini menghadirkan Ustadzah Lina Budiyarti sebagai pemateri utama dan Denifa Zelda Makuta Khalifa sebagai moderator yang akan memandu jalannya acara dengan penuh semangat dan interaktif.
Seminar ini mengangkat isu yang sangat relevan dengan kehidupan digital masa kini, yaitu social media anxiety, qana’ah, dan grateful living. Pembicara membahas secara mendalam cara mengelola rasa takut tertinggal (Fear of Missing Out) dan mengubahnya menjadi kebahagiaan sejati dengan mensyukuri apa yang dimiliki (Joy of Missing Out).
Ma’had Al-Jami’ah mengusung tagline “Stop Comparing, Start Completing (Dirimu Sendiri)” untuk mengajak para peserta berhenti membandingkan kehidupan mereka dengan orang lain di media sosial.
Sebaliknya, Ma’had Al-Jami’ah mendorong peserta agar fokus menumbuhkan rasa syukur, menghargai diri sendiri, dan menikmati perjalanan hidup sesuai kapasitas serta takdir masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Ma’had Al-Jami’ah berharap para peserta dapat menemukan ketenangan batin, meningkatkan kesadaran diri, serta mempraktikkan gaya hidup qana’ah di era digital yang sarat dengan budaya perbandingan.
Seminar ini juga menjadi wadah refleksi agar generasi muda lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak lagi terjebak pada pencitraan semu, tetapi justru menemukan makna hidup melalui rasa syukur dan penerimaan diri.

Acara tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 8 November 2025
Reporter: Azzah Aliyyah
Redaktur: Muhammad Syafiq Ziyad

